Pages

Tari Daerah Riau

Saturday, February 8, 2014

Tari Daerah Riau. Sudah banyak tari daerah yang sudah kita bahas, nah kali ini tari daerah riau akan kita bahas lebih dalam. Mau tahu tari apa saja yang akan kita bahas pada topik kali ini, berikut penjelasan tentang Tari Daerah Riau.

Salin Copy Materi
Ke Flashdisk

Riau adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian tengah pulau Sumatera. Provinsi ini termasuk salah satu provinsi makmur di Indonesia, dengan gross regional product per kapita sebesar USD 7.886 (2008). Dalam seni tari, tidak terlalu banyak literatur yang membahas berbagai tari daerah Riau ini.

Tari Daerah Riau
Untuk itu berikut akan disajikan beberapa tari daerah Riau agar kita dapat memahami dan melestarikannya

Tarian Daerah Riau

Berikut ini beberapa tarian yang berasal dari daerah Riau:
  1. Tari Tandak; merupakan tari pergaulan yang sangat di gemari di daerah Riau.
  2. Tori Joged Lambak; adalah tari pergaulan muda-mudi, yang sangat populer dan disenangi
  3. Tari Melemang; merupakan tarian tradisional yang berasal dari Tanjungpisau Negeri Bentan Penaga, kecamatan Bintan
  4. Tari Zapin;
  5. Tari Dayung Sampan;
  6. Tari Zikir Barat;
  7. Tari Engku Putri
  8. Tari Joget Mak Cik Normah
Demikianlah informasi sederhana pada materi kali ini tentang tari daerah Riau. Semoga kita bisa mempelajari lebih dalam lagi tentang kekayaan daerah Riau khususnya seni tarinya.

Makalah HIV AIDS - Tugas Penjaskes

Makalah HIV AIDS - Tugas Penjaskes. Satu lagi tugas Penjaskes yaitu makalah tentang HIV AIDS. Tugas ini diberikan selain untuk memperdalam pengetahuan tentang karya ilmiah atau makalah juga untuk memberikan wawasan tentang bahaya HIV AIDS.

UNDUH CONTOH

Bagi rekan yang sedang dapat tugas Makalah HIV AIDS untuk Tugas Penjaskes silahkan lihat contoh makalahnya berikut ini.

Apa Itu Makalah HIV AIDS

Makalah HIV AIDS adalah sebuah makalah yang disusun untuk mengupas lebih dalam dan lebih detil menganai HIV AIDS. Makalah ini sedah pasti akan membahas seputar HIV AIDS baik itu dari definisi, bahaya, penularan dan detil lainnya.

Menyusun Makalah HIV AIDS

Dalam menyusun makalah HIV AIDS ada beberapa langkah yang harus kita siapkan yaitu sebagai berikut:
  1. Membuat topik makalah (Kerangka pembahasan)
  2. Mengumpulkan materi yang berkaitan
  3. Membuat draft per bab
  4. Menyusun makalah
  5. Merevisi dan mencetak
Ada empat bagian yang harus disusun dalam pembuatan makalah ini yaitu seperti berikut:

a. Bagian Cover (Halaman depan)
Pembahasan bagian ini lihat di Cover Makalah HIV AIDS

b. Bagian Bab I Pendahuluan
Pembahasan bagian ini lihat di Bab I Makalah HIV AIDS

c. Bagian Bab II Pembahasan
Pembahasan bagian ini lihat di Bab II Makalah HIV AIDS

d. Bagian Bab III Penutup
Pembahasan bagian ini lihat di Bab III Makalah HIV AIDS

Karena pembahasan untuk masing-masing bagian terlalu banyak untuk dibahas disini silahkan lihat masing-masing pembahasan bagian tersebut secara terpisah melalui link diatas.

Contoh Makalah HIV AIDS - Tugas Penjaskes

Buat rekan-rekan yang sedang menyusun makalah tentang HIV AIDS ada baiknya melihat beberapa contoh yang sudah disiapkan berikut ini.
  1. Bahaya HIV AIDS
  2. Mengenal HIV AID Sebagai Penyakit Mematikan
  3. Pergaulan Bebas dan HIV AIDS
  4. Mencegah HIV AIDS Pada Remaja
  5. HIV AIDS; Kutukan Dari Tuhan

CONTOH LAIN

Pembahasan sudah selesai, giliran rekan semua menyusun makalahnya dengan benar, semoga makalahnya cepat selesai.

Perbedaan Berbagai Teori Belajar


3 Teori Belajar

Blog http://penelitiantindakankelas.blogspot.com kali ini akan menguraikan berbagai perbedaan teori belajar yang digunakan dalam pembelajaran di sekolah. Setelah membaca tulisan ini, mudah-mudahan kita semua bisa membedakan berbagai teori belajar dalam pembelajaran. Paling tidak, di dalam dunia pendidikan kita dikenal ada 3 teori belajar yang sangat berpengaruh yaitu:
  • teori belajar behavioristik (teori belajar tingkah laku);
  • teori belajar kognitif;
  • teori belajar konstruktivis (teori belajar konstruktif). 

Perbedaan ketiga teori belajar


Perbedaan Teori Belajar Behavioristik, Teori Belajar Kognitif, dan Teori Belajar Konstruktivis
Aspek Behavioristik Kognitif Konstruktivis
Tokoh Pavlov (1849-1936), Watson (1878-1958), Thorndike (1874-1949), Skinner (1904-1990) Jean Piaget, Lev Vygotski Schuman (1996), Merril (1991), Smorsganbord (1997), Gagne, Bloom, Clark.
Dasar Pemikiran Perubahan tingkah laku Proses berpikir dibalik tingkah laku Pengetahuan dibangun secara aktif
Kekuatan Siswa difokuskan pada tujuan yang jelas sehingga dapat menanggapi secara otomatis. Contoh: Siswa mampu menjelaskan sifat-sifat zat cair, maka diharapkan siswa mampu menjawab pertanyaan tentang sifat-sifat zat cair Penerapan teori kognitif bertujuan untuk melatih siswa agar mampu mengerjakan tugas dengan cara yang sama dan konsisten. Contoh: Cara belajar siswa berbeda-beda, mereka perlu secara rutin dilatih untuk mencapai cara umum yang tepat. Siswa diajak untuk memahami dan menafsirkan kenyataan dan pengalaman yang berbeda, supaya mereka lebih mampu menyelesaikan masalah dalam kehidupan nyata. Contoh: Bila siswa dapat menyelesaikan masalah dengan berbagai cara, maka siswa akan terlatih untuk menerapkannya dalam situasi yang berbeda (baru).
Kelemahan Siswa dapat berada dalam situasi di mana rangsangan (stimulus) dari jawaban yang benar tidak tersedia. Contoh: Siswa harus membuang sampah pada tempatnya, tetapi di tempat tersebut tidak tersedia tempat sampah. Siswa belajar suatu cara menyelesaikan tugas, tetapi cara yang dipilih belum tentu baik (sesuai). Contoh: Siswa belajar cara menulis surat dengan cara yang sama, perlu diperhatikan perbedaan selera dalam menulis surat. Dalam keadaan dimana kesepakatan sangat diutamakan, pemikiran dan tindakan terbuka dapat menimbulkan masalah. Contoh: Mengikuti aturan sekolah tidak dapat ditawar dan didiskusikan agar peraturannya dibuat berbeda bagi sekelompok siswa tertentu. Mungkin hal itu merupakan gagasan yang konstruktif tetapi akan sulit dilaksanakan.

teori belajar
Teori Belajar
Karena ketiga teori belajar tersebut mempunyai kekuatan/kelebihan dan kelemahan masing-masing, maka pemahaman dan penggunaan ketiganya secara tepat akan membuat pembelajaran yang dilakukan oleh guru kepada siswa akan lebih efektif. Ketiga teori belajar tersebut saling melengkapi.

Beberapa tulisan yang mungkin juga dapat memperjelas pemahaman tentang perbedaan teori-teori belajar tersebut dapat dibaca di sini:
Teori Behavioristik:
Implikasi Teori Behavioristik dalam Pembelajaran 
Plus Minus Teori Behavioristik 

Teori Kognitif: 
Memahami Teori Kognitif
Teori Piaget (Teori Belajar Kognitif)

Teori Konstruktivis: 
Sejarah teori Konstruktivis 
Pembelajaran Konstruktivis 
Teori Konstruktivis
Teori Belajar Konstruktivis 

Referensi:
Ella Yulaelawati. 2007. Kurikulum dan pembelajaran (Filosofi, Teori, dan Aplikasi). Pakar Jaya. Jakarta.

Cara Mengetahui Pengetahuan Awal Siswa



Saya yakin semua guru pasti tahu betul pentingnya kemampuan awal siswa dalam proses pembelajaran. Bila guru memolakan dan mengetahui kemampuan awal yang dimiliki oleh siswa sebelum mengikuti suatu pembelajaran, maka tentunya apa-apa yang akan dilakukan guru saat memfasilitasi proses pembelajaran itu akan menjadi lebih efisien.

Strategi atau Cara yang Dapat Digunakan Untuk Mengetahui Kemampuan Awal Siswa

Ada beberapa strategi/cara yang dapat guru lakukan untuk mengetahui kemampuan awal siswa, misalnya:
  1. Asesmen Kemampuan Awal Siswa Berbasis Kinerja /Asesmen pengetahuan awal siswa
  2. Asesmen Kemampuan Awal Mandiri (Self Assessment) /Asesmen pengatahuan awal mandiri
  3. Peta Konsep / Concept map
kemampuan awal
Penting bagi guru untuk mengetahui pengetahuan awal yang telah dimiliki siswa
Berikut penjelasan masing-masing cara tersebut:

Asesmen Kemampuan Awal Siswa Berbasis Kinerja 

Cara paling reliabel dalam melakukan asesmen ini adalah dengan memberikan sebuah tugas, dapat berupa kuis, atau bentuk lain, yang berkaitan dengan materi pelajaran yang akan diberikan, yang dalam pengerjaan tugas tsb akan memerlukan penggunaan pengetahuan awal yang telah mereka miliki sebelum mengikuti pembelajaran anda. Tentunya, saat merancang kuis atau tugas tersebut, terlebih dahulu guru mengidentifikasi pengetahuan prasyarat atau keterampilan prasyarat apa yang diperlukan untuk pembelajaran yang akan dilakukan.

Asesmen Kemampuan Awal Mandiri (Self Assessment) 

Untuk melakukan cara yang kedua ini, guru dapat membuat sebuah angket singkat untuk evaluasi mandiri (evaluasi diri) setiap peserta didik yang akan mengikuti pembelajaran. Cara ini sebenarnya relatif mudah dilakukan, karena angket yang dibuat sederhana saja. Berikut contoh angket untuk asesmen kemampuan awal mandiri:
Beberapa Contoh Angket Sederhana Untuk Mengetahui Kemampuan Awal Siswa
Contoh 1
Seberapa luas pengetahuanmu tentang fotosintesis:
  1. Saya belum pernah mendengar istilah itu.
  2. Saya tahu pada organisme apa fotosintesis terjadi dan apa tujuannya.
  3. Saya tahu pada organisme apa fotosintesis terjadi, tujuannya, reaksi kimianya, bahkan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
  4. Saya pernah melakukan percobaan mengenai fotosisntesis dan memahami dengan baik pada organisme apa fotosintesis terjadi, tujuannya, reaksi kimianya, bahkan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Contoh 2 Seberapa akrab kamu dengan "Uji-T"?
  1. Apa ya? Saya belum pernah mendengar tentang "Uji-T"
  2. Pernah mendengar, tapi tidak tahu sama sekali apa itu "Uji-T"
  3. Sedikit sekali yang saya tahu tentang "Uji-T", pemahaman saya tidak begitu jelas tentang itu.
  4. Saya tahu apa itu "Uji-T" dan apa kegunaannya.
  5. Saya tahu apa itu "Uji-T', kapan harus digunakan, dan bagaimana menggunakannya.
Contoh 3 Seberapa dalam pengetahuanmu tentang photoshop?
  1. Saya tak pernah menggunakannya, pernah mencoba tapi tak tahu harus bagaimana caranya.
  2. Saya dapat melakukan pengeditan sederhana dengan menggunakan photoshop.
  3. Saya dapat memanipulasi gambar dan membuat efek-efek yang saya inginkan dengan menggunakan photoshop.
  4. Saya dapat membuat gambar-gambar dengan efek-efek yang saya ingin dengan mudahnya bila menggunakan photoshop.

Peta Konsep

Ternyata peta konsep dapat dijadikan alat untuk mengecek pengetahuan awal yang telah dimiliki siswa sebelum mengikuti pembelajaran. Caranya, tuliskan sebuah kata kunci utama tentang topik yang akan dipelajari hari itu di tengah-tengah papan tulis. Misalnya "Fotosintesis". Berikutnya guru meminta siswa menyebutkan atau menuliskan konsep-konsep yang relevan (berhubungan) dengan konsep fotosintesis dan membuat hubungan antara konsep fotosintesis dengan konsep yang disebut (ditulisnya) tadi. Seberapa pengetahuan awal yang dimiliki siswa dapat terlihat sewaktu mereka bersama-sama membuat peta konsep di papan tulis. Cara lain misalnya dengan memberikan sebuah peta konsep yang hanya berisi konsep utama, sementara itu siswa harus mengisi kotak-kotak kosong yang telah disediakan pada peta konsep itu dengan konsep yang relevan.Seberapa banyak kotak kosong pada peta konsep yang tidak lengkap itu dapat diisi oleh siswa, adalah indikasi seberapa pengetahuan awal yang mereka miliki.

Demikian tulisan tentang cara-cara yang dapat digunakan oleh guru untuk mengukur atau mengetahui kemampuan awal/pengetahuan awal/prior knowledge siswa dari blog ptk dan model pembelajaran. Semoga bermanfaat.




Download artikel mekanika terapan



Mekanika





BAB SAYA

PENDAHULUAN



A. LATAR BELAKANG

Biomekanik adalah studi tentang gerakan dalam makhluk hidup, satu-satunya studi biomekanik gerakan pada manusia. Dengan demikian, memahami biomekanik dalam Umum luas adalah studi pergerakan manusia, dipengaruhi oleh sistem anatomi, fisiologi, psikologis, mekanik dan sosiokultural. Sementara pemahaman biomekanik sempit adalah studi pergerakan manusia. Untuk pemahaman ilmiah biomekanik adalah studi tentang cara menentukan gaya, perubahan dan mekanik beban pada otot, tulang dan sendi tubuh manusia.

Dalam terminologi biomekanik, terdiri dari dua kata, yaitu kata "Bio" = makhluk dan kata-kata "Mekanik" = gerakan. Jadi adalah studi tentang biomekanik gerakan dalam organisme hidup, mana satu-satunya belajar biomekanik gerakan pada manusia. Dengan demikian, memahami biomekanik dalam Umum luas adalah studi pergerakan manusia, dipengaruhi oleh sistem anatomi, fisiologi, psikologis, mekanik dan sosiokultural. Sementara pemahaman biomekanik sempit adalah studi pergerakan manusia.

Biomekanika dan cara kerja adalah postur pengaturan pekerjaan. Sikap kerja yang berbeda akan menghasilkan kekuatan yang berbeda dalam melaksanakan tugas. Dalam penelitian ini biomekanika mengukur kekuatan fisik dan daya tahan tubuh manusia dalam melakukan pekerjaan tertentu, dengan sikap pekerjaan tertentu. Tujuannya adalah untuk mendapatkan cara yang lebih baik bekerja, di mana daya maksimum ketahanan fisik dan kemungkinan cedera ke minimum.









B. PERUMUSAN MASALAH

1) Apakah biomekanikal?

2) Bagaimana prinsip-prinsip yang ada di biomekanikal?

3) apa yang biomekanikal berbagai?

4) Menggambarkan teknik yang di biomekanikal?

5) Bagaimana aplikasi biomekanika gaya dalam perawatan kesehatan?



C. TUJUAN MENULIS

1) dapat mengetahui apa rasa biomekanikal.

2) mungkin menjelaskan undang-undang biomekanikal.

3) Tahu berbagai biomekanikal.

4) mengetahui teknik yang ada di biomekanikal.













BAB II

DISKUSI



A. PEMAHAMAN BIOMEKANIKAL

Biomekanika adalah ilmu yang berhubungan dengan aspek-aspek biomekanika gerakan-gerakan tubuh manusia. Biomekanika adalah kombinasi antara ilmu Mekanika, antropometri dan dasar ilmu kedokteran (biologi dan fisiologi). Menurut Frankel dan Nordin, biomekanika menggunakan konsep fisika dan teknik untuk menggambarkan gerakan di berbagai bagian tubuh dan gayayang bekerja pada bagian tubuh dalam kegiatan sehari-hari. Menurut Caffin dan Anderson (1984), occupacional biomekanik adalah studi tentang hubungan antara pekerja dan peralatan, lingkungan kerja dan orang lain untuk meningkatkan kinerja dan meminimisasi kemungkinan cedera.

Biomekanika dan cara kerja adalah postur pengaturan pekerjaan. Sikap kerja yang berbeda akan menghasilkan kekuatan yang berbeda dalam melaksanakan tugas. Dalam penelitian ini biomekanika mengukur kekuatan fisik dan daya tahan tubuh manusia dalam melakukan pekerjaan tertentu, dengan sikap pekerjaan tertentu. Tujuannya adalah untuk mendapatkan cara yang lebih baik bekerja, di mana daya maksimum ketahanan fisik dan kemungkinan cedera ke minimum.

Ilmu berurusan dengan manusia Biomekanika dalam hal kekuatan, seperti mengumpulkan daya tahan, kecepatan dan ketepatan. Dalam Kedokteran, biomekanika terbagi menjadi dua pandangan, yaitu:

1) Kinetika, ilmu adalah studi tentang faktor-faktor yang menyebabkan gaya objek bergerak atau diam.

2) kinematika, ilmu pengetahuan adalah studi tentang sifat dari gerakan tanpa berkaitan mana atau bagaimana sifat bidang gerakannya atau apakah sudutnya penuh itu atau tidak.





Dalam terminologi biomekanik, terdiri dari dua kata, yaitu kata "Bio" = makhluk dan kata-kata "Mekanik" = gerakan. Jadi adalah studi tentang biomekanik gerakan dalam organisme hidup, mana satu-satunya belajar biomekanik gerakan pada manusia. Dengan demikian, memahami biomekanik dalam Umum luas adalah studi pergerakan manusia, dipengaruhi oleh sistem anatomi, fisiologi, psikologis, mekanik dan sosiokultural. Sementara pemahaman biomekanik sempit adalah studi pergerakan manusia. Untuk pemahaman ilmiah biomekanik adalah studi tentang cara menentukan gaya, perubahan dan mekanik beban pada otot, tulang dan sendi tubuh manusia.

Ada 5 pendekatan dalam studi pergerakan manusia, yaitu:

1) pendekatan anatomi

Mana menggambarkan (menjelaskan) tentang struktur tubuh dan bagian yang serta bagian-bagian tubuh yang potensial untuk menghasilkan gerakan.

Pendekatan fisiologis 2)

Di mana untuk belajar tentang proses gerakan, kelangsungan gerakan dan kontrol gerakan.

3) pendekatan psikologis

Di mana untuk belajar berbagai sensasi,







via materi

Kisi-kisi (SKL) Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2014

Thursday, February 6, 2014






Anaksekolah-id.blogspot.com - Berikut ini adalah paket soal yang diujikan pada UN Bahasa Indonesia SMA IPS Tahun 2013. Untuk men-download 10 paket soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2013 silakan klik kanan setiap paket soal dan Save as…Atau tinggal sekali klik jika menggunakan IDM.







Ukuran file dengan format pdf ini rata-rata 5,2 MB.






  1. Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2013 – Kode B_IND_IPS_SA_55

  2. Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2013 – Kode B_IND_IPS_SA_56

  3. Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2013 – Kode B_IND_IPS_SA_62

  4. Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2013 – Kode B_IND_IPS_SA_63

  5. Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2013 – Kode B_IND_IPS_SA_64







  1. Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2013 – Kode B_IND_IPS_SA_66

  2. Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2013 – Kode B_IND_IPS_SA_67

  3. Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2013 – Kode B_IND_IPS_SA_68

  4. Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2013 – Kode B_IND_IPS_SA_71

  5. Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS 2013 – Kode B_IND_IPS_SA_76






Kode soal yang digunakan pada file soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS Tahun 2013 ini diambil dari kode pada sampul soal yang terletak pada sisi kanan sampul (dalam file pdf ini sengaja sampul tidak disertakan untuk menghemat ukuran file).




Soal UN Bahasa Indonesia untuk program studi IPS dengan IPA tidak terdapat perbedaan kisi-kisi maupun indikator. Oleh karena itu siswa program studi IPS juga dapat berlatih menggunakan soal UN Bahasa Indonesia untuk program studi IPA yang dapat di unduh dari sini.




Dengan tersedianya variasi soal maka siswa dapat berlatih untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi. Selamat belajar dan mempersipakan diri, semoga sukses pada UN Bahasa Indonesia SMA IPS tahun 2014 nanti.



Sekian update informasi kali ini seputar Download Kisi-kisi (SKL) Soal UN Bahasa Indonesia SMA IPS Terbaru 2014 . Semoga bermanfaat buat sobat semua. Salam.



materi

Download materi Manajemen



Empat belas putaran Deming (w. Edwards Deming)



Membuat tujuan yang mantap untuk perbaikan produk dan layanan

Adopsi dari filosofi baru

Berhenti ketergantungan pada massa inspeksi

Akhirnya kebiasaan memberikan bisnis hanya berdasarkan harga

Memperbaiki sistem produksi dan layanan terus-menerus dan berkesinambungan

Metode pelatihan modern Lembagakan di tempat kerja

Lembagakan kepemimpinan

Hilangkan rasa takut

Istirahat hambatan antara staf

Menghilangkan slogan, saran dan target bagi tenaga kerja

Menghilangkan kuota numerik

Menghilangkan hambatan kesombongan keterampilan kerja

Lembagakan pendidikan dan pelatihan program didirikan

Melakukan tindakan untuk melakukan transformasi



Manajer dan manajemen organisasi dan kebutuhan untuk manajemen

Organisasi (organisasi) adalah:

Dua atau lebih orang yang bekerja bersama-sama dalam cara yang terstruktur untuk mencapai tujuan tertentu atau tujuan.

Tujuan (target) adalah:

Dicapaioleh yang diselenggarakan untuk tujuan organisasi; organisasi sering memiliki lebih dari satu sasaran; target adalah elemen dasar dari organisasi

Manajemen (manajemen) adalah:

Proses perencanaan, pengorganisasian, terkemuka dan mengenalikan bekerja organisasi anggota dan menggunakan semua sumber daya dari organisasi untuk mencapai tujuan organisasi telah ditetapkan.

Manager (manajer) adalah:

Orang yang bertanggung jawab untuk mengarahkan upaya bertujuan untuk membantu organisasi dalam mencapai tujuan

Berbagai jenis Manajer

1. Fist-line (atau tingkat pertama) adalah mangers (manajer tingkat pertama atau pertama): manajer yang bertanggung jawab untuk operasional karyawan bekerja hanya dan tidak membawahkan manajer lain

2. Tengah manajer (tengah manajer) adalah manajer yang di tengah-tengah hirarki organisasi,

3. Top Manager (manajer-manajer tertinggi) adalah: manajer yang bertanggung jawab untuk pengelolaan seluruh organisasasi; mereka menetapkan kebijakan operasional dan petunjuk untuk organisasi interaksi dengan lingkungannya.

Manajer Umum dan fungsional

1. Fungsi (fungsi) merupakan klasifikasi yang mengacu pada sekelompok kegiatan serupa dalam sebuah organisasi, seperti pemasaran atau koperasi.

2. Fungsional manager (fungsional Manager) adalah seorang manajer yang bertanggung jawab untuk hanya satu kegiatan organisasi. Seperti keuangan manajemen atau sumber daya anusia manajemen.

3. General Manager (manajer umjum) bertanggung jawab untuk semua kegiatan produksi, penjualan, pemasaran dan keuangan untuk perusahaan atau organisasi anak perusahaan.

4. Teknik keterampilan (keterampilan teknis) adalah kemampuan untuk menggunakan prosedur, teknik, dan pengetahuan tentang bidang khusus.

5. Manusia keterampilan (manusia keterampilan) adalah kemampuan untuk bekerja sama, memahami dan memotivasi oranglain sebagai individu dalam kelompok.

6. Konseptual keterampilan (konseptual keterampilan) adalah kemampuan untuk mengkoordinasikan dan mengintegrasikan semua kegiatan organisasi dan kepentingan

Manajemen proses

Proses adalah cara yang sistematis di mana telah ditetapkan untuk menyelenggarakan kegiatan.:

1. Perencanaan (rencana) adalah proses

menetapkan tujuan dan tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Rencana ini adalah pedoman untuk:

a. organisasi memperoleh sumber daya & yg diperlukan untuk mencapai tujuan.

b. anggota organisasi melaksanakan kegiatan-kegiatan yang konsisten dengan tujuan dan prosedur yang telah ditetapkan

c. untuk memonitor dan mengukur kemajuan untuk mencapai tujuan, untuk mencapai tujuan, sehingga tindakan korektif dapat diambil ketika kemajuan tidak dihasilkan

1. Pengorganisasian (diselenggarakan) adalah proses mempekerjakan dua orang lain untuk bekerja sama dengan cara yang terstruktur untuk mencapai tujuan tertentu atau beberapa sasaran

2. Memimpin (memimpin) adalah proses mengarahkan danmempengaruhi kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan anggota grup atau seluruh organisasi

3. Mengontrol (pengendalian) adalah proses untuk memastikan bahwa aktivitas yang sebenarnya sesuai dengan kegiatan yang direncanakan. Fungsi kontrol melibatkan beberapa elemen:

a. menetapkan pencapaian standar kerja

b. mengukur prestasi saat ini

c. membandingkan prestasi ini dengan standar yang telah ditetapkan

d. mengambil tindakan korektif ketika ada penyimpangan yang terdeteksi

Mengapa belajar teori manajemen

Teori (teori) adalah sekelompok akal asumsi-asumsi yang diajukan untuk menjelaskan hubungan antara dua atau lebih fakta-fakta yang dapat diamati serta menyediakan dasar yang stabil untuk memerkirakan peristiwa di masa depan:

1. memberikan fokus mantap teori untuk memahami apa yang kita alami.

2. teori kesederhanaan kita berkomunikasi secara efisien dan dengan demikian bergerak ke arah hubungan yang semakin kompleks

Teori membuat kita-dalam kenyataannya, menantang kiata-untuk terus belajar tentang dunia kita

Fungsi-fungsi manajemen

Perencanaan

Pengorganisasian

Penggerakkan







via materi
 

Most Reading