Pages

Download Materi elektronika

Tuesday, May 6, 2014




MONITOR

Monitor atau yang juga disebut sebagai “computer display” merupakan

komponen output yang digunakan untuk menampilkan teks atau gambar ke layar

sehingga dapat dinikmati oleh pemakai.

Sejarah Monitor

Pada generasi awal komputer, belum menggunakan monitor khusus seperti

sekarang ini. Komputer waktu itu terhubung dengan TV keluarga sebagai layar

penampil dari pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah

adlaah bahwa resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter

secara horisontal pada layar.

Monitor khusus untuk komputer dikeluarkan oleh IBM PC, yang pada awalnya

memiliki resolusi 80 X 25 dengan kemampuan warna “green monochrome”. Monitor

ini sudah mampu menampilkan hasil yang lebih terang, jelas dan lebih stabil.

Pada generasi berikutnya muncul mono graphics (MGA/MDA) yang memiliki

720x350. Selanjutnya di awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA dengan

range resolusi dari 160x200 sampai 640x200 dan kemampuan warna antara 2 sampai

16 warna.

Monitor EGA muncul dengan resolusi yang lebih bagus yaitu 640x350.

Monitor jenis ini cukup stabil sampai berikutnya munculnya generasi komputer

Windows.

Semua jenis monitor ini menggunakan digital video - TTL signals dengan

discrete number yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara

video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standard grafik

yang dimiliki.

Selanjutnya dengan diperkenalkannya standard monitor VGA, tampilan grafis

dari sebuah Personal Computer menjadi nyata. VGA dan generasi-generasi yang

berhasil sesudahnya seperti PGA, XGA, atau SVGA merupakan standard analog

video dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) dengan continuous voltage dan

continuous range pada pewarnaan. Secara prinsip analog monitor memungkinkan

penggunaan full color dengan intensitas yang tinggi.

Generasi monitor terbaru adalah teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan

tabung elektron CRT tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar.

2

Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display

dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.

Macam – macam Monitor

1. Cathode Ray Tube

Cathode ray tube (CRT ) atau Tabung Sinar Katoda ditemukan oleh Karl

Ferdinand Braun, merupakan sebuah tabung penampilan yang banyak digunakan

dalam layar komputer, monitor video, televisi dan oskiloskop. CRT dikembangkan

dari hasil kerja Philo Farnsworth yang dipakai dalam seluruh pesawat televisi sampai

akhir abad 20, dan merupakan dasar perkembangan dari layar plasma, LCD dan

bentuk teknologi TV lainnya.

Versi paling awal CRT adalah sebuah dioda katoda-dingin, sebuah modifikasi

dari tabung Crookes (lihat sinar-X) dengan layar dilapisi fosfor, kadangkala dipanggil

tabung Braun. Versi pertama yang menggunakan kathoda panas dikembangkan oleh

J.B. Johnson (yang merupakan asal istilah noise Johnson) dan H.W. Weinhart dari

Western Electric dan menjadi produk komersial pada 1922.

3

Penjelasan perangkat

Sinar katoda adalah aliran elektron kecepatan tinggi yang dipancarkan dari

katoda yang dipanaskan dari sebuah tabung vakum.

Dalam tabung sinar katoda, elektron-elektron secara hati-hati diarahkan

menjadi pancaran, dan pancaran ini di"defleksi" oleh medan magnetik untuk

men"scan" permukaan di ujung pandan (anode), yang sebaris dengan bahan berfosfor

(biasanya berdasar atas logam transisi atau rare earth. Ketika elektron menyentuh

material pada layar ini, maka elektron akan menyebabkan timbulnya cahaya.

2. Layar plasma

Layar plasma adalah sebuah tampilan layar datar emisif di mana cahaya

dihasilkan oleh phosphor yang tereksitasi oleh sebuah pelepasan muatan plasma

antara dua layar datar gelas. Gas yang dilepas muatannya tidak mengandung merkuri

(berlawanan dengan AMLCD); sebuah campuran gas mulia (neon dan xenon)

digunakan. Campuran gas ini sulit bereaksi dan sama sekali tidak berbahaya.

4

Sejarah

Tampilan plasma diciptakan di Universitas Illinois oleh Donald L. Bitzer dan

H. Gene Slottow pada 1964 untuk Sistem Komputer PLATO. Panel monochrome

orisinal (biasanya oranye atau hijau) menikmati penggunaan yang bertambah pada

awal 1970-an karena tampilan ini kuat dan tidak membutuhkan sirkuit memori dan

penyegaran. Namun diikuti oleh kurangnya penjualan yang dikarenakan

perkembangan semikonduktor memori membuat tampilan CRT sangat murah pada

akhir 1970-an. Dimulai dari dissertasi PhD Larry Weber dari Universitas Illinois pada

1975 yang berhasil membuat tampilan plasma berwarna, dan akhirnya berhasil

mencapai tujuan tersebut pada 1995. Sekarang ini sangat terangnya dan sudut

pandang lebar dari panel berwarna ılasma telah menyebabkan tampilan ini kembali

mendapatkan kepopulerannya.

3. Liquid Crystal Display ( LCD )

Tampilan Kristal Cair (Liquid Crystal Display) juga dikenal sebagai LCD

adalah suatu jenis media tampilan yang menggunakan kristal cair sebagai penampil

utama. LCD sudah digunakan di berbagai bidang misalnya dalam alat-alat elektronik

seperti televisi, kalkulator ataupun layar komputer.

5

Pada LCD berwarna semacam monitor terdapat banyak sekali titik cahaya

(pixel) yang terdiri dari satu buah kristal cair sebagai sebuah titik cahaya. Walau

disebut sebagai titik cahaya, namun kristal cair ini tidak memancarkan cahaya sendiri.

Sumber cahaya di dalam sebuah perangkat LCD adalah lampu neon berwarna putih di

bagian belakang susunan kristal cair tadi.

Titik cahaya yang jumlahnya puluhan ribu bahkan jutaan inilah yang

membentuk tampilan citra. Kutub kristal cair yang dilewati arus listrik akan berubah

karena pengaruh polarisasi medan magnetik yang timbul dan oleh karenanya akan

hanya membiarkan beberapa warna diteruskan sedangkan warna lainnya tersaring.






via materi

No comments:

Post a Comment

 

Most Reading