Pages

Laporan Penelitian Deskriptif Evaluatif tentang MBS

Thursday, February 20, 2014

Catatan: Makalah ini dipublikasikan di blog ini dengan tujuan untuk meningkatkan kemudahan para pendidik untuk memperolehnya dengan lebih banyak terindeks pada search engine. Makalah ini sepenuhnya bukan milik saya. Bila Anda pemilik makalah ini dan merasa bahwa tidak semestinya makalah ini diterbitkan di , silakan menghubungi saya di sini, maka dengan senang hati saya akan menghapus konten ini. Terimakasih (admin).

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU BERBASIS SEKOLAH (MPMBS) DI SEKOLAH DASAR LINGKUNGAN DINAS PENDIDIKAN NASIONAL KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW

Oleh: R.M. Lolowang
Universitas Kristen Indonesia (UKI) Tomohon
Jl. Kakas Kasen III, Kampus Ukit, Kotak Pos 34, Tomohon,

Abstract: This research aims at laping open the Management Implementation of Make-Up Of Quality Based on the School (MPMBS) in Regional SD Branch On Duty P&K Bolaang Mongondow. This Research descriptive evaluative having the character of eksplorative. This research respondent is all headmasters every school is taken as research object. Pursuant to result of inferential solution and research that implementation MPMBS at 9 school blaze the way in region Branch On Duty P&K Bolaang Mongondow enough succeed the core important in transparency, independence, cooperation, accountability and continueing programme, where SD of Private sector of Hang Tuah be at the category very success with the value 94,4%. While if evaluated from background (context), input, process and also output, it hence concluded by that ninth of the school own the potency which enough support the implementation MPMBS.

Keywords: Implementation, MPMBS, and Quality

Pendahuluan
Akhir-akhir ini, Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) menjadi tren dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, bahkan Mendiknaspun dalam Konaspi IV di Jakarta telah menyetujui untuk diberlakukannya MBS sebagai salah satu pendekatan peningkatan mutu pendidikan.

Peningkatan mutu pendidikan ini, dibutuhkan kerjasama antara pemerintah dengan pihak-pihak yang berkepentingan (stake-holders) terhadap bidang pendidikan yakni orang tua (masyarakat), sekolah (lembaga pendidikan) dan institusi sosial lain seperti dunia usaha atau dunia industri.

Peningkatan mutu pendidikan di sekolah perlu didukung oleh kemampuan manajerial para kepala sekolah. Sekolah perlu berkembang lebih maju dari tahun ke tahun. Karena itu, hubungan baik antara guru perlu diciptakan agar terjalin iklim dan suasana pekerjaan yang kondusif dan menyenangkan. Demikian halnya penataan penampilan fisik dan manajemen sekolah perlu dibina agar sekolah menjadi lingkungan pendidikan yang dapat menumbuhkan kreativitas, disiplin, dan semangat belajar peserta didik.

Dalam kerangka inilah dirasakah perlu adanya terobosan dan konsep baru adalah MBS. Implementasi MBS secara efektif dan efisien, kepala sekolah perlu memiliki pengetahuan kepemimpinan, perencanaaan dan pandangan yang luas tentang sekolah dan pendidikan.

Wibawa kepala sekolah harus ditumbuhkembangkan dengan meningkatkan sikap kepedulian, semangat belajar, disiplin kerja, keteladanan dan hubungan manusiawi sebagai modal perwujudan iklim kerja yang kondusif. Lebih lanjut, kepala........baca Makalah ini selengkapnya langsung dari sumber aslinya.

No comments:

Post a Comment

 

Most Reading