Pages

Hukum Ohm dan Hambatan

Wednesday, January 29, 2014

Hukum Ohm dan Hambatan

Sebelumnya kita telah membahas materi listrik dinamis, kali ini akan dibahas mengenai Hukum Ohm dan Hambatan secara lebih terperinci dan mendalam. Untuk tahu tentang Hukum Ohm serta materi Hambatan ini, apasaja yang akan kita pelajari mengenai Hukum Ohm dan juga Hambatan ini? simak penjelasan berikut ini.

1. Arus Listrik

Coba kalian perhatikan Gambar 8.1. Pernahkah kalian membuat rangkaian seperti itu? Ada baterai, lampu
dan penghantar (kabel). Pada saat saklar S terbuka ternyata pada rangkaian tidak terjadi apa-apa. Tetapi pada saat saklar S tertutup ternyata lampu dapat menyala. Nyala lampu inilah bukti bahwa pada rangkaian itu ada arus listrik.

Arus listrik adalah aliran muatan-muatan listrik pada suatu rangkaian tertutup. Dari konversi yang ada arus listrik digunakan arah seperti aliran muatan positif (kebalikan aliran elektron). Dalam bahasa yang lain arus listrik dapat timbul karena ada beda potensial pada dua titik dan arahnya dari potensial tinggi ke potensial yang lebih rendah. Besarnya arus listrik dinamakan kuat arus listrik dan didefinisikan sebagai banyaknya muatan positif yang melalui suatu titik tiap satu satuan waktu. Dari definisi ini, kuat arus listrik dapat di rumuskan sebagai berikut.



Satuan kuat arus listrik adalah selang waktu ampere di singkat A, untuk mengenang jasa ilmuwan fisika bernama Andre M. Ampere (1775-1836). Dan kuat arus listrik ini dapat diukur dengan alat yang dinamakan amperemeter.

2. Hukum Ohm

3. Hambatan Penghantar

Dari pendefinisian besaran R (hambatan) oleh Ohm itu dapat memotivasi para ilmuwan untuk mempelajari
sifat-sifat resistif suatu bahan dan hasilnya adalah semua bahan di alam ini memiliki hambatan. Berdasarkan sifat resistivitasnya ini bahan dibagi menjadi tiga yaitu konduktor, isolator dan semikonduktor. Konduktor memiliki hambatan yang kecil sehingga daya hantar listriknya baik. Isolator memiliki hambatan cukup besar sehingga tidak dapat menghantarkan listrik. Sedangkan semikonduktor memiliki sifat diantaranya.
Dari sifat-sifat yang dimiliki, kemudian konduktor banyak di gunakan sebagai penghantar. Bagaimana sifat
hambatan penghantar itu? Melalui eksperimen, hambatan penghantar dipengaruhi oleh tiga besaran yaitu sebanding dengan panjangnya l, berbanding terbalik dengan luas penampangnya A dan tergabung pada jenisnya ρ. Rumusnya sebagai berikut:

dengan : 
R = hambatan penghantar (Ω)
l = panjang (m)
A = luas penampang penghantar (m2)
ρ = hambatan jenis (Ωm)


Sumber
bse.Fisika Untuk SMA/MA Penulis: Sri Handayani & Ari Damari

No comments:

Post a Comment

 

Most Reading